17 Desember 2010
Sekitar jam 6.00 pagi saya mendapat kabar dari teman saya gandi, bahwa dia berserta rombongan mengalami kecelakaan yang mengakibatkan 2 mobil mereka rusak. saya yang diceritakan secara singkat bisa membayangkan kecelakaan karambol itu cukup parah. ok singkat cerita si gandi ini mengalami tekanan batin. saya disitu bingung harus bagaimana dan apa yang harus saya lakukan. berdoa itu jawabannya.
18 Desember 2010
Pagi itu Gandi masih sedih, saya tidak tega mendengar suaranya(ah..lebay) yah pokoknya kasianlah. cling! tiba-tiba muncul di otak saya, bagaimana jika saya menyusul kesana, mungkin dia akan terhibur dengan kedatangan saya. ahhaha ngareeeep.
sekitar jam 9.00
saya mengajak phie untuk menemani saya ke wonosobo. diluar dugaan ternyata si Phie ini tidak mau, segala bujuk rayu saya kerahkan, tapi tetap gagal. ok jadi kesimpulan saya ke wonosobo sendiri.
wawancara selanjutnya tentang transportasi menuju kesana.
Melinda : Ternyata dia baru pulang ke temanggung hari selasa. dan dia belum pernah ke wonosobo. dia menyarankan saya untuk menggunakan travel, tapi dia tidak tau apa nama travelnya. ok jooosh, GAGAL
Dian sito : sama seperti melinda tapi si Dian ini sedikit lebih jelas, dia menyarankan untuk jangan menggunakan bus kota.( yaiyalaaah...saya pemula)
saya putar otak mencari jalan untul menuju kota Carica itu. ahaa! ada adik kelas saya Ana. mungkin saja dia ke Wonosobo hari ini.
setelah saya wawancara ternyata dia pulang kampung hari selasa dan itu pun dari Jogja.alamaaaak
tapi Ana dengan baik hatinya menbantu saya untuk mencari tumpangan, dan dapatlah Si Sinta namun saya batalkan(maaf ya sin..) karena saya masih ada GO sampai jam 12 siang dan si Sinta pulang jam 10.00. itu tidak mungkin!
Ana menyarankan saya untuk menggunakan travel, setelah bertanya ke berbagai narasumber dapatlah
Mitra Travel dengan jurusan Semarang-Purwokerto dengan harga Rp. 85.000,00 sudah termasuk biaya penjemputan saya.
Jam 2 siang dijadwalkan berangkat.
wah sudah tidak sabar hati saya untuk perjalanan pertama saya seorang diri menggunakan travel yang pertama kali pula (ndeso). yah, whatever-lah yang penting saya bisa sampai di Wonosobo.
Oh saat itu saya sudah menghubungi teman saya Gita untuk menginap dirumahnya, ternyata dengan senang hati dia menerima saya sebagai tamu.
Rencananya perjalanan saya ini menjadi rahasia untuk Gandi. kan niatnya mau buat kejutaaan.
eh ternyata malah saya yang terkejut dengan berita bahwa ia akan pulang sore ini.aaaaaahh..gawat!
tanpa pikir panjang langsung saja saya beberkan rencana saya untuk ke wonosobo, dia kaget mendengar rencana yang dia sebut gila itu, tapi saya tetep ngotot ingin pergi kesana dan akhirnya dia menyutujui (ah..ngomong aja pengen disusulin -.- ).
Saya sudah siap sejak jam 1.00 karena saya takut travelnya tiba-tiba datang.
Jam sudah menunjukkan angka 2, saya sudah benar-benar siap, tapi ternyata travelnya belum datang-datang hingga jam 4 sore. wah ini hati udah H2C(Harap-harap Cemaslah) waaah gawat bisa kemaleman nih. ternyata setelah saya telpon itu biro, saya merupakan jemputan terakhir.huhuhuhu
Akhirnya travel datang juga dan saya memilih duduk didepan dekat Pak Sopir. Sepanjang jalan saya tidak bisa tidur sama sekali, padahal bisanya baru mobil jalan sebentar saya sudah sampai keujung mimpi,hehe. Ok mata saya terus stay cun, saya takut ada apa-apa dijalan. waaah isinya spaneng. Saya mencoba menenangkan diri dengan mengobrol dengan Pak sopir yang ternyata beliau asli purwokerto,pantes bahasanya khas.
Wah saya senaaaaaaaaangnya bukan main, dalam hati saya tekekeh. "wah..hebat juga ya aku" hehe
selama perjalanan saya tidak putus komunikasi dengan Gandi, Melinda, Kiky, Gita dan Ana, yaa seperti yang sudah saya beberkan tadi ini perjalanan amatir saya.hehe
Sampailah saya di Temanggung.
Ada ibu-ibu beserta anaknya tidak mau duduk didepan dia meminta duduk paling belakang, terpaksa salah seorang pindah didepan bersama saya, ternyata orang itu adalah Amri adik kelas saya dan saya dulu pernah bekerjasama dengan dia di OSIS.
Lega rasanya ada seseorang yang saya kenal sehingga ada orang yang bisa diajak ngobrol. waktu itu pak sopir mengatakan "nanti berhenti didaerah temanggung untuk makan"
dalam hati saya berfikir, ini makannya gratis atau enggak ya. kalau gratis kok murah banget travelnya. wah pokonya ndeso bangetlah. daripada saya sok tau, lalu saya sms teman-teman saya tadi namun mereka menjawab dengan ketidak pastian juga.aaaah gawat!
Tanpa Gengsi, saya jujur kepada si Amri ini tentang perjalanan saya pertamakali menggunakan travel dan saya menanyakan tentang makan tersebut. dia tertawa terheran-heran, saya cuma nyengir bingung aja menanggapinya. lalu dia mengatakan jika makan besar di rumah makan ini bayar sendiri-sendiri, travel hanya menyediakan snack. ooooo..saya hanya ber-ooo ria. yasudahlah anggap sebagai pengalaman saja. haha
Perjalanan saya sudah hampir sampai. Cuaca saat itu berkabut dan cukup berbahaya jika mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi. Bayangkan saja lampu mobil nyalanya hanya seperti lampu senter. tidak heran jika kecelakaan sering terjadi didaerah ini.
Ok sampailah saya di Wonosobo :D
saya turun di Terminal Mendolo di Gapura Selamat Jalan sambil menunggu jemputan hehe.
Tiba-tiba Mobil Innova berhenti mendadak didepan saya, saya tersenyum dalam hati. pasti ini mobilnya.
dan Foilaaa...benar ada seseorang yang saya cari didalam sana.
Ok saya sebagai tamu jadi saya ngikut ajalah mau dibawa kemana.
Sampailah saya di warung Mie Ongklok.
Apa itu Mie Ongklok? Mie ongklok itu dari Mie kuning yang berisi tahu, kol, dan sledri, kuahnya kental banget. kalau liat pertama kali sih,aneh gimana gitu. tapi ingat don't judge from the cover. setelah kita coba rasanya hmmmmm...lazis deh. pasti nambah hehe. enaknya Mie khas Wonosobo ini dimakan selagi hangat dan waktu musim hujan.
Saatnya tidur. saya menuju rumah Gita.saya mengobrol sebentar dengan bapak-ibunya. mereka khawatir saya nyasar. hehe..jadi malu.
Setelah curhat sana-sini-ini-itu dengan si Gita. ini waktunya kami tidur karena besok kami harus menyimpan energi untuk petualangan yang lebih seru.
19Desember 2010
Good Morning :D
saya sudah mandi dan wangi bersiap untuk sarapan. rencananya saya dan Gita akan sarapan di Alun-alun Wonosobo, sebagai Tamu manut-manut ajalah. ok setelah mondar-mandir dialun-alun cari sarapan yang pas, akhirnya kami memutuskan untuk sarapan Buryam.Agak aneh buryamnya kuah santen. positive thinking ajalah ini mungkin makanan khas wonosobo yang lainnya. hahaha
terus saya tanya gita " git, ini bubur khas wonosobo ya?"
"wah enggak Ra. makanan khas sini kan Mie Ongklong"
"ooo...eh menurutmu agak aneh nggak sih?"
"hehehe..iya"
ok sarapan sudah. Gita menelpon Doni menanyakan tentang rencana ke Dieng dan diputuskan untuk bertemu di alun-alun dulu soalnya rumah Doni deket banget sama alun-alun. oh iya sebelum bertemu Doni-Gandi saya sempat membeli jajanan yang seingat saya makanan ini saya makan ketika saya SD. apakah ituuu?
itu adalah GANDOS.
mmm..bentuknya mirip pukis cuma dia manis isinya parutan kelapa-santen dan gula. dan harganya murah 1000 dapet 4. murah kan?
alasan lain sih, saya mau pamer sama gandi tentang gandos itu, mirip kan namanya Gandi-Gandos. hahaha mekso. mmm nggak sih..nggak sih soalnya dia katro banget masa orang Semarang nggak tau gandos ckckckck
Yah dilanjut kemudian dari pada itu kami ber-4 langsung cabut ke Dieng setelah pamitan dengan bapak-ibu Gita. dan kami mengendarai mobil Xenia yang termasuk korban kecelakaan itu. saya liat mobilnya sudah baik-baik aja. yaaa..cuma masih ada penyok dikit-dikitlah dan AC mati. tapi itu bukan masalah, karena Wonosobo itu udaranya sejuk banget. asiklah pokoknya
Ra :"Gan..mobilnya udah nggak papa lho ya"
Doni : " Ra itu udah dibenerin sampai 4orang lebih yang benerin ini mobil"
Gandi: "Awalnya parah banget yo"
Ra: "Kaya gimana?"
Doni : "Kap mobil depan antara 2 lampu penyok kedalem sampai batas spion? untung lampunya nggak kenapa-kenapa".
Alhamdulillah untung Doni punya bengkel mobil jadi bisa bantu. saya tidak bisa membayangkan jika tidak ada keluarga doni. belasan juta lebih melayang mungkin.
dan sekarang si Hitam Xenia ini ikut jalan-jalan ke Dieng.
Sepanjang jalan saya melihat banyaknya pohon buah carica, mirip pepaya tapi ingat bukan pepaya cuma mirip.
wah ngiler deh banyak banget caricanya mulai dari buah sampai manisan.
ok trip pertama saya diajak ke Telaga Warna.
konon disini ada selendang bidadari, jadinya air telaganya warna-warni. dulu katanya warnanya masih mencolok banget, cuma ketika saya melihat disana sudah dominan hijau dan biru. hehe
kami menyusuri sepanjang telaga dan saya melihat ada semacam gelembung air panas mendidih, tapi dingin dan ada bau-bau belerang tapi sayangnya saya tidak sempat mengabadikan moment tersebut karena inikan acaranya serba mendadak.
Selanjutnya saya diajak ke Teater. Disana kita bisa menonton peristiwa alam yang terjadi di gunung Sindoro-Sumbing. Dimana gunung tersebut berlokasi di Dieng.
Oh iya disana banyak dijual kentang-kentang dieng. kentang ini berbeda dengan kentang-kentang yang lain. kentang disini cenderung sedikit manis dan gurih. enak banget rasanya.
Oh iya trip terakhir saya diajak ke Kawah Belerang. Jangan lupa pake masker, karena baunya cukup menyengat. konon Gatotkaca di cemplungin dikawah ini makanya dia jadi sakti mandra guna. Mau coba? silahkan..tapi kalau tiba-tiba mateng disana saya nggak tanggung ya..hehehe
selesai perjalanan saya di Kota Wonosobo..selanjutnya saya kembali ke Semarang tercinta :D